Saturday , January 20 2018
A huge collection of 3400+ free website templates JAR theme com WP themes and more at the biggest community-driven free web design site
Home / News / Posko Muhammadiyah di Bali

Posko Muhammadiyah di Bali

PASAR SENI MANGGIS, POSKO MUHAMMADIYAH….?

Ada buanyak Posko Pengungsian di Kec Manggis saja ( menurut Mbak Sarni ada13 ) tentu belum lagi dari Kecamatan lain. Artinya kalau kita mengelola satu Posko saja maka tentu terasa kecil atas upaya yang kita lakukan tetapi setidaknya kita telah memulai melakukan pengabdian & pelayan, peduli & suka berbagi. Temen2 dari MUHAMMADIYAH memilih di Posko Manggis yg notabene sangat minim pengungsi muslimnya dr 700an lbh pengungsi. Kenapa bisa seperti ini ? Ini yg sesungguhnya menarik, yg akan sy ceritakan kemudian.

Siang ini sepertinya Mbak Sarni sengaja menghajar saya, dg waktu yg sangat singkat itu beliau mengajak sekaligus memaksa saya untuk mengunjungi 4 posko lain di kec tsb.
Yang menarik bgmn temen2 MUHAMMADIYAH bisa menempati Posko Pasar Seni Manggis dg fasilitas yg sangat komplit diantaranya ruang khusus laktasi, ruang belajar & bermain anak2, Dapur Unt Anak2 (yg khusus memasak masakan.unt anak) padahal dapur ini milik BNPB JATIM yg semua fasilitasnya dipakai menyatu dg temen2 MUHAMMADIYAH bhkn petugas BNPBnya sj dg bangga memakai kostum MDMC – LAZISMU.

Semuanya tidak terlepas dari sentuhan temen2 MDMC Pusat yg sungguh sudah sangat mafhum dengan urusan kebencanaan bahkan temen2 MDMC menjadi rujukan instansi2 Pemerintah setempat di dalam pengelolaan kamp pengungsian. Lebih dari itu temen2 MUHAMMADIYAH ketika sudah menseting sekaligus menata & merapikan Posko Pengungsian AL HIKMAH (yg di tempat ini ada masjidnya) tiba2 datang BSMI, BAZNAS, BMH, NU/Banser, dan.satu lagi sy lupa namanya maka temen2 MDMC & LAZISMU lebih memilih pindah ke Posko Pasar Seni Manggis. Begitu nampak jelas spirit yg ditanamkan oleh KH AHMAD DAHLAN seabad yg lalu melalui PKO (Penolong Kesengsaraan Oemoem) begitu merasuk kepada seluruh kader pejuang MUHAMMADIYAH yg di didalam melakukan pertolongan tentu tdk perlu melihat ras, suku, & agama…menjauhi hiruk pikuk….ini tentu Praktek Nyata MUHAMMADIYAH di dlm “TOLERANSI” sklgs praktek humanisme…..

Seringkali kita menghindari hiruk pikuk dan euforia di dalam praktek nyata pengabdian & pelayanan, untuk itu kita sering jauh & sepi dari publikasi media.
Sahabat sejak mulai saya menuliskan cerita ini sampai akhir, tak henti2nya air mata saya meleleh. Sungguh ini karunia yg luar biasa dariNYA, sebuah pembelajaran nyata di depan mata…..bhw ada banyak “ORANG2 HEBAT” di MUHAMMADIYAH……

Sungguh sangat memalukan kalau keberadaan kita di MUHAMMADIYAH tidak menorehkan prestasi & manfaat apa2 apalagi hanya unt sekedar memperpanjang Daftar Riwayat Hidup (begitu kata Pak Najib Hamid).
Semangat berjuang……semoga rahmat & keberkahanNYA senantiasa mengiringi kita semua……

Aamiin

Check Also

Donasi AmbulanMu Lazismu Piyungan

AmbulanMu, Layanan Ambulans Gratis dari Lazismu Piyungan

Lazismu Piyungan – Pada bulan September 2017 lalu, Lazismu Piyungan telah menyelenggarakan kegiatan AmbulanMu yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *